Tampilkan postingan dengan label Terimakasih Ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terimakasih Ibu. Tampilkan semua postingan

Senin, Oktober 17

Renungan Ibu

Seuatu ketika seorang bayi siap dilahirkan kedunia
menjelang diturunkan, dia bertanya kepada Tuhan."para malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimkanku kedunia."
tetapi bagaimana cara saya hidup disana?
"saya begitu kecil dan lemah." kata si bayi.
Tuhan menjawab."aku telah memilih satu malaikat untukmu. ia akan menjaga dan mengasihimu."
Tp disurga apa yg saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia."kata si bayi.
Tuhan pun menjawab."malaikatmu akan bernyanyi dan tersyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jd lebih bahagia."
si bayi pun tertanya kembali."saya mendengar bahwa dibumi banyak orang jahat, siapa yg akan melindungi saya kelak nanti?."
Dengan penuh kesabaran Tuhanpun menjawab."malaikatmu akan melindingimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun."
si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaan."tp saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi."
dan Tuhanpun menjawab."malaikatmu akan menceritakan kepadamu tantang aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-ku, walaupun sesungguhnya aku slalu berada disisimu."
saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang bayi dengan suara lirih bertanya kepada tuhan."Tuhan...jika saya harus pergi sekarang bisakah engkau memberitahuku siapa nama malaikat di rumahku nanti?"
Tuhan menjawab."kamu dapat memanggil malaikatmu...IBU."



Kenanglah ibu yg menyayangimu
untuk ibu yg selalu meneteskan air mata ketika kau pergi

ingatlah engkau ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak
dengan dua selimut membalut tubuhmu.

Ingatlah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu
dan ingatlah engkau ketika air mata menetes dari ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit

sesekali jenguklah ibumu yg selalu menantikan kepulanganmu dirumah tempat kau dilahirkan.
kembalilah mohon maaf pada ibumu yg selalu rindu pada senyummu.

jangan biarkan engkau kehilangan saat saat yg akan kau rindukan dimasa datang ketika ibumu telah tiada.
tak ada lagi yg berdiri didepan pintu menyambut kita.
tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia
yg ada hanyalah kamar kosong tiada penghuninya
yg ada hanyalah baju yang digantung dilemari kamarnya

tak ada lagi dan tak akan pernah ada lagi yang meneteskan airmata, mendoakanmu disetiap hembusan nafasnya.
ciumlah kaki ibu yg selalu merindukanmu dan berikanlah yg terbaik diakhir hayatnya.
kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya.
Ibu .... maafkan aku sampai kapanpun jasamu tak terbalaskan

Bilaku ingat....masa kecilku ku selalu menyusahkanmu
Bilaku ingat....masa kecilku ku selalu mengecewakanmu

Banyak sekali pengorbananmu yang kau berikan kepadaku Ibu
Tanpa letih dan pamrih kau berikan semua itu
Engkaulah yang ku kasihi dan engkaulah yang ku rindu Ibu
9